OPTIMASI WAKTU DAN KONSENTRASI TAWAS DARI KALENG BEKAS SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI TAWAS KOMERSIL DI INDUSTRI TEKSTIL
Kategori:Laporan Penelitian
Penulis:Galu Murdikaningrum, Kenny Kencanawati Irma Safitri, Vivayanti Nurhidayah
Bidang Ilmu:Teknik Kimia
No./Edisi:0
Vol./Thn.:0
Bulan:0
Tahun:2017
ISSN:0
Abstrak:

OPTIMASI WAKTU DAN KONSENTRASI TAWAS DARI KALENG BEKAS SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI TAWAS KOMERSIL DI INDUSTRI TEKSTIL

Galu Murdikaningrum, Kenny Kencanawati Irma Safitri, Vivayanti Nurhidayah

Program Studi Teknik Kimia - Fakultas Teknik - Universitas Bandung Raya - 2017

Email :gmurdikaningrum@yahoo.com. 

Abstrak

Koagulasi adalah proses menambahkan bahan kimia (koagulan) agar terbentuk flok yang mudah mengendap.Salah satu koagulan yang banyak digunakan di industri tekstil adalah tawas.Bahan alternatif untuk membuat tawas salah satunya menggunakan kaleng bekas.Selain pemanfaatan limbah kaleng bekas, penelitian ini akan membandingkan kualitas antara tawas komersil yang digunakan di industri tekstil dengan tawas yang terbuat dari limbah kaleng untuk mengetahui konsentrasi koagulan dan waktu pengadukan yang optimal. Pengujian efektifitas tawas dari kaleng bekas sebagai koagulan, dilakukan dengan jartest dan dengan pengujian beberapa parameter kualitas air seperti, pH, Daya Hantar Listrik (DHL), kekeruhan, warna, TDS dan TSS.

Tawas dari kaleng bekas dibuat dengan cara melarutkan aluminium (Al) pada kaleng dalam larutan basa kuat (KOH), kemudian larutan ditambahkan asam sulfat hingga pH 2, setelah itu larutan disaring, didinginkan dan didiamkan hingga terbentuk kristal tawas. Tawas yang terbentuk digunakan untuk percobaan jartest dengan sampel limbah cair industri tekstil dengan variasi konsentrasi 400, 600, 800, 1000 dan 1200 ppm.

Prosedur jartest koagulasi dilakukan dengan menggunakan alat jarset pada kecepatan awal 100 rpm dengan variasi waktu pengadukan 1,2 dan 3 menit. Dilanjutkan dengan kecepatan untuk proses flokulasi dengan kecepatan 60 rpm selama 10 menit, kemudian disedimentasi selama 5 menit. Dari hasil pengukuran parameter kualitas air terhadap limbah cair setelah proses koagulasi, flokulasi dan sedimentasi, tawas yang terbuat dari limbah kaleng bekas dapat digunakan sebagai alternatif pengganti tawas komersil yang digunakan di pabrik tekstil CV. X.Semakin besar waktu dan konsentrasi tawas dari kaleng pada proses koagulasi, maka nilai pH, kekeruhan, warna dan TSS semakin menurun, tetapi nilai DHL dan TDS semakin tinggi.

Waktu pengadukan yang optimal adalah 2 menit dan konsentrasi yang optimal untuk dapat digunakan sebagai koagulan pada proses koagulasi pengolahan limbah cair tekstil adalah 1200 ppm. Pada konsentrasi dan waktu tersebut nilai pH, kekeruhan, warna dan TSS mendekati nilai pada tawas komersil, tetapi nilai TDS dan DHL masih lebih tinggi dibanding tawas komersil, hal ini yang mengakibatkan beban di unit softener semakin besar.

Kata Kunci : tawas, kaleng, koagulan, industri tekstil

    



© 2017 | Design & Programming by ICT UNIVERSITAS BANDUNG RAYA | Login